Home Movie 4 Perbedaan Film Horror Indonesia dengan Film Horror Amerika

4 Perbedaan Film Horror Indonesia dengan Film Horror Amerika

1250
SHARE

Cocotbodol.com – Jaman sekarang memang sedang heboh dengan film bergenre Horror atau yang lebih dikenal di Indonesia adalah film Hantu. Film Horror atau Hantu ini memang sering memunculkan sosok-sosok yang menyeramkan yang membuat adrenalin para penontonnya semakin tinggi. Dan biasanya film Horror santer dirilis pada bulan Oktober setiap tahunnya menjelang acara Halloween.

Yah memang bukan hanya di Indonesia saja yang masyarakatnya menyukai film Horror. Namun di luar sana atau di Amerika Serikat, Film Horror juga sangat disukai. Tapi tahukan kalian perbedaan film Horror Indonesia dengan Film Horror Amerika ?. Kalau yang belum tahu, silahkan baca informasinya yang kami rangkum dari dindingkamar kaskus.

1. Alur Cerita Film

Jika kalian perhatikan film Horror di luar sana yang sangat laris ditonton pasti dibuat berdasarkan kisah nyata. Seperti film Annabelle yang mengambil kisah nyata dari boneka Annabelle. Lalu The Conjuring yang berasal dari kisah nyata para pengusir hantu yang terkenal pada era 1950 an.

Untuk film Horror Indonesia, lebih terkesan fiksi atau tidak hanya. Hanya saja film Horror Indonesia lebih menakutkan ceritanya dan sampai membuat penonton terbayang-bayang saat menonton ataupun setelah menonton. Seperti film Horror yang dibintangi Suzanna.

2. Penampakan

Kalau di film Horror Amerika, penampakan hantunya lebih terlihat unik-unik. Seperti Valak yang merupakan sosok biarawati, lalu drakula yang merupakan sosok manusia penghisap darah. Sedangkan film Horor Indonesia, hanya berpenampilan pakaian putih ataupun makeup yang standar. Namun sosok hantu yang diangkatnya lebih mengarah ke sosok yang sering diperbincangkan di masyarakat.

3. Waktu Bertemu Hantu

Kalau diluar, film Horrornya dikondisi menakutkan tetap mendatangi sosok hantu tersebut. Berbeda dengan film Horror Indonesia yang hantunya lebih sering mendatangi para tokoh ketimbang tokohnya yang nyamperin hantunya.

Baca Juga :  10 Foto Keren Bront Palare, Aktor Tampan Dari Malaysia yang Membintangi Film Pengabdi Setan

4. Pengambilan Gambar

Film Horror Indonesia, walaupun diambil dengan tekni pengambilan gambar yang standar. Namun masih bisa menimbulkan efek Horror pada filmnya. Hal ini dibuktikan dengan suksesnya film Horror pada tahun 1980.

Kalau di luar negri, sudah tidak perlu diragukan lagi. Karena mereka teknik pengambilannya jauh lebih baik. Peralatan kameranya pun lebih canggih mereka. Maka tidak heran jika biaya produksi pembuatan film Horror Amerika Serikat lebih mahal ketimbang Indonesia.

Komentar