Home News 5 Perbedaan Taktik Barcelona Ketika dilatih Valverde dan Enrique

5 Perbedaan Taktik Barcelona Ketika dilatih Valverde dan Enrique

220
SHARE
Pemain Barcelona Melakukan Selebrasi
Pemain Barcelona Melakukan Selebrasi

Cocotbodol.com – Pelatih baru Barcelona Enrnesto Valverde sebenarnya teah membuat kesan awal di Barcelona dengan hasil buruk. Namun kenyataannya berbeda sejauh ini, banyak yang berasumsi jika taktik Valverde ini lebih brilian dibandingkan dengan taktik pelatih sebelumnya, yakni Luis Enrique.

Valverde menjalani debut pertamanya kala Barcelona bertemu dengan Real Madrid pada ajang Supercopa de Espana dengan menelan kekalahan telak 5-1 dari rivalnya tersebut. Hal ini tentunya memunculkan rasa pesimis pada pendukung Barca. Hasil tersebut memang fatal, namun Valverde memilih untuk tidak mendengarkan kritikan dari pihak lain.

Dan ini terbukti dengan hasil sempurna dalam 4 laga La Liga.Keempat laga tersebut disapu dengan kemenangan beruntun, dengan mencetak 11 gol dan hanya sekali kebobolan. Dari situlah taktik Valverde muali berjalan yang bisa dikatakan lebih baik dibandingkan dengan Enrique.

Lalu apa saja perbedaan taktik antara Valverde dan Enrique? Berikut datar yang kami lansir dari Sportskeeda.

1. Peran Baru Lionel Messi.

Lionel Messi
Lionel Messi

Messi merupakan salah satu pemain andalan Barcelona, dimana dia dapat diposisikan sebagai penyerang ataupun gelandang. Hal ini dapat dilihat pada saat Luis Suarez tiba untuk bergabung dengan Messi dan juga Neymar, Messi justru mengorbankan posisi utamanya sebagai penyerang. Ini merupakan langkah awal untuk membentuk salah satu trio yang paling mematikan dalam sejarah sepak bola.

Saat ini Messi lebih diarahkan untuk bermain sebagai gelandang atau lebih bermain ketengah. Posisi ini tidak asing lagi dalam sistem formasi 4-3-3 dimana peran false 9 dimainkan oleh Messi. Berbeda dengan era Enrique, peran Messi lebih banyak di sayap. Akan tetapi Valverde memerintahkan Messi bermain lebih dipusat penyerangan.

Hal ini terbukti bahwa dia mampu terlibat dalam sebuah gol di setiap 60 menit. Saat ini Messi sudah mengemas 5 gol dan 1 assist dalam empat pertandingan liga dan 8 gol secara keseluruhan.

Baca Juga :  Wow Gadis Cantik Bak Boneka Ini Ternyata Seorang ......... !

Suarez Punya Peran Mirip David Villa.

Luis Suarez
Luis Suarez

Banyak pihak yang mendorong Valverde untuk menjadikan Messi sebagai penyerang kanan setelah Suarez pulih dari Cidera. Namun Valverde tetap bertahan untuk memasang Messi di tengah sementara Suarez lebih ke kiri.

Taktik seperti ini pun berdampak positip. Striker asal Uruguay itu pada awalnya berjuang untuk terlibat dan hampir tidak memiliki kemampuan untuk menyusup ke area pertahanan lawan. Akan tetapi bukan berarti Suarez dibatasi ke sisi kiri seperti Neymar. Peran Suarez akan menggeser Messi ketika dia turun jauh kebelakang untuk menjemput bola. Begitulah skemanya hingga dia mampu mencetak gol.

Taktik seperti ini dirancang untuk mengacaukan pertahan lawan karena pola serangan Barcelona tidak bisa di tebak. Strategi seperti ini juga dirancang untuk memastikan setidaknya satu dari Suarez dan Messi menemukan ruang bebas untuk bekerja sama.

Mirip dengan peran David Villa saat bermain dengan Messi di Barcelona, dimana dia berperan sebagai striker penyuplai dan pengalih perhatian bek lawan.

Pressing Ketat Lawan Sejak di Tengah.

Lionel Messi Selebrasi
Lionel Messi Selebrasi

Dibawah asuhan Valverde, Barcelona tidak lagi bermain aman. Namun Valverde lebih memberikan arahan untuk melakukan pressing ketat dan lebih terbuka untuk melakukan umpan cepat. Bukan hanya Messi saja yang diwajibkan turun ke tengah lapangan untuk memberi tekanan kepada lawan, seluruh tim harus diwajibkan menekan tanpa terkecuali.

Hal ini tak terlihat kala Messi bermain dibawah asuhan Enrique yang mana Messi hanya menjadi pembawa bola tanpa harus merebut. Inilah yang menjadi kunci Barca dapat membuat lawannya kerepotan sejak di tengah.

Performa Ivan Rakitic Lebih Baik.

Ivan Rakitic
Ivan Rakitic

Ivan Rakitic memulai karir di Barcelona dengan pasang surut setelah didatangkan dari Sevilla pada tahun 2014. Padahal pada tahun pertama di Barcelona, dia dianggap sebagai pahlawan ketika Barcelona meraih Treble. Namun dimusim lalu dia bermain jauh dari yang diharapkan. Dibawah Luis Enrique, Rakitic tidak dimainkan dengan kekuatannya.

Baca Juga :  8 Makanan Pelancar Asi Paling Aman Mudah Didapatkan

Tanpa adanya bek kanan spesialis samping, Raiktic lebih diinstruksikan bermain keluar ke kanan beberapa kali. Ini dilakukan untuk memberikan kebebasan Messi untuk bekerja sama dengan Suarez. Peran seperti ini menjadikan jam terbang pemain tersebut menjadi menurun dan Barcelona lebih sulit untuk menciptakan peluang.

Namun dengan peran false 9 dan bek kanan yang diisi oleh Nelson Semedo, Rakitic mampu bermain dengan sangat baik di lini tengah dan memiliki kebebasan untuk mendikte permainan dan menyuplai bola kedalam kotak penalti saat tengah menguasi bola. Lalu permainan cantik bersama Messi juga mampu mengalahkan jebakan offside yang diterapkan oleh tim lawan.

Mampu Beradaptasi Tanpa Neymar.

Selebrasi Pemain Barcelona
Selebrasi Pemain Barcelona

Valverde mampu membuat para pemain Barcelona lebih bermain lepas tanpa bayang-bayang Neymar yang bergabung dengan PSG. Trio MSN dibubarkan dalam sekejap mata dan Valverde juga berjuang untuk mengatasi semua itu tanpa pemain Brasil disebelah kiri.

Kerugian paling nyata yakni ketika Barcelona digilas oleh Real Madrid. Dengan memasang Gerard Deulofeu yang baru didatangkan nyatanya tidak bisa memberi dapmpak yang positif bagi Barcelona secara instan. Dengan Suarez bergerak ke kiri dan Messi ke tengah, Valverde membutuhkan pemain sayap kanan.

Ousmane Dembele adalah jawaban dari semua itu dan Valverde berhasil melakukan itu. Akan tetapi bencana datang, Dembele dipastikan absen selama 4 bulan akibat mengalami cidera dan akan segera melakukan operasi. Padahal Dembele mampu menunjukan potensi yang baik ketika menjalin kerja sama dengan Messi dan Suarez ketika derby melawan Espanyol.

Permainan baik tanpa Neymar sudah terasa jelas, dimana hal ini dapat dilihat ketika Barcelona menghancurkan Juventus dengan skor 3-0 pada laga penyisihan grup Liga Champions.

Komentar