Home News Driver Ojek Online Lakukan Pencabulan, Korban Diperdaya Janji Palsu

Driver Ojek Online Lakukan Pencabulan, Korban Diperdaya Janji Palsu

697
SHARE
Kapolres Jakarta Timur
Kapolres Jakarta Timur mengungkap kasus pencabulan | Foto: Detik.com

Cocotbodol.com – Driver Grab bernama Chairullah (37 Tahun), terbukti melakukan pencabulan terhadap DS (17 Tahun) yang adalah pelanggan setia ojek online pelaku. DS sendiri diperdaya dengan janji jani palsu akan dinikahi. Peristiwa ini bermulai saat si Driver Grab menerima order dari DS pada tanggal 23 Agustus lalu. Setelah mengantarkan korban ketempat tujuan, komunikasi mereka berdua berlanjut.

Chairullah sendiri sudah memiliki anak dan istri, tapi ia mengaku masih bujangan dan hampir tiap hari menggoda DS via ponsel. Intensitivitas komunikasi via ponsel terjalin setiap hari bahkan sang pelaku sering mengantarkan DS ke tempat magangnya. Terungkap DS tak menggunakan aplikasi Grab untuk memesan ojek online melainkan kontak langsung dengan Chairullah

Driver Grab Chairulloh
Driver Grab Chairulloh | Foto : Detik.com

“Ya, (perkenalan awal) dari aplikasi. Habis itu personal kan hubunganya. Telepon-teleponan. Saya kenal dengan Anda melalui satu mekanisme ketika kemudian kita udah saling kenal kemudian saling ber-SMS, berkomunikasi, akhirnya personal jadi tidak melalui ojek online. Jadi sudah pribadi,”

Demikianlah keterangan dari Kapolres Jakarta Timur Kombes Andry Wibowo Pada Jumat (8/9/2017) dikantornya Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur. Chairulloh melakukan aksi bejatnya pada tanggal 6 September 2017. Awalnya aplikasi pemesanan ojek online pada ponsel DS rusak sehingga Chairulloh berinisiatif menunggu di depan kontrakan korban.

Alih alih mengantarkan ke kantor, DS justru dibawa ke kontrakan teman Chairulloh yang berada di Jalan Slamet Riyadi, Matraman, Jakarta Timur. Sesampainya di kontrakan, korban dituntun masuk kedalam kamar untuk melakukan hubungan intim.

DS tak melakukan perlawanan saat peristiwa pencabulan, korban pasrah karena meyakini janji manis pelaku yang akan menikahinya. Korban diiming imingi dengan tanggung jawab untuk dinikahi dan tidak tahu jika pelaku sudah berkeluarga.

“Padahal setahu saya dia punya istri yang sedang hamil dan gede. Lalu dia juga punya 2 anak, istrinya juga sering dibawa ke sini, sering dikenalin ke kita. Kalau nggak salah istrinya tinggal di Kemayoran dan seorang guru ngaji,”

Demikianlah perkataan Suparno di rumahnya, Jalan Slamet Riyadi IV, Jaktim, Kamis (7/9) yang notabene adalah tetangga pelaku. Suparno mengatakan bahwa Chairulloh sudah memiliki dua anak dan istrinya sedang hamil. Suparno sendiri tak menyangka bahwa rumahnya digunakan pelaku untuk mencabuli DS.

Baca Juga :  Nggak Nyangka, Inilah Mobil Esemka Digdaya Yang Mirip Mobil China

Setelah kejadian pencabulan tersebut, DS panik karena menjumpai tetesan darah saat kencing. Si Korban kemudian lapor kepada ibunya dan melakukan pemeriksaan di Puskesmas. Tak berselang lama ibu korban melaporkan tindak pencabulan ke Polsek Tebet.

Rumah Pelaku Pencabulan
Rumah Pelaku Pencabulan di Matraman, Jaktim | Foto : detik.com

Secara cepat polisi langsung meringkus Chairulloh dan menjeratnya dengan UU no 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak. Sedangkan untuk korban akan diberikan pendampingan secara psikologis melalui treatment.

Dari pihak Grab sendiri telah memutus kontak kerja dengan Chairulloh dan memberi bantuan kepada DS. Grab juga meminta maaf kepada publik melalui Mediko Azwar, Marketing Director Grab Indonesia melalui detikcom (7/9).

“Kami meminta maaf sebesar-besarnya telah mengecewakan para pengguna dan masyarakat secara umum,”

Pihak Grab mendapat informasi bahwa korban sebelumnya memesan ojek online tanpa melalui aplikasi. Antara si korban DS dan Chairulloh diketahui sudah mengenal satu sama lain. Sehingga ketika insiden pencabulan tersebut terjadi Grab tak memiliki rekam data perjalanan pada sistemnya.

Komentar