Home News Fakta yang Dapat memicu Amarah Warga dan Main Hakim Sendiri Secara Brutal

Fakta yang Dapat memicu Amarah Warga dan Main Hakim Sendiri Secara Brutal

356
SHARE

CocotBodol.com –¬†Pastinya semuanya telah banyak yang mendengar berita yang saat ini sedang viral diperbincangkan oleh semua orang dan bahkan di dunia maya telah ditonton banyak pengguna akun Facebook. Berita tersebut tentang aksi masa yang main hakim sendiri, dimana korban main hakim sendiri sampai kehilangan nyawanya. Namun kejadian seperti tersebut memang sering terjadi, seperti yang dahulu pernah ramai dimedsos seorang mencuri kabel PLN dan dihajar masa. Dari dua kejadian tersebut telah membuktikan bila, amarah warga memang sudah tidak bisa dibendung lagi.

Adanya kejadian seperti itu jelas ada penyebnya dan juga ada faktor yang dapat menyulut amarah para warga sehinga tak terbaendung untuk melampiaskannya tersebut. Seperti yang terjadi kemarin di Bekasi, terdapat banyak warga yang terpancing emosinya, ketika ada seorang warga yang teriak maling-maling, Nah dari ini lah warga mulai terpancing dan tidak memberikan kesempatan si korban untuk membela diri. Adapun dari beberapa warga sebagai profokator supaya warga brutal, nah untuk lebih lanjutnya sima ulasan Fakta yang Dapat memicu Amarah Warga dan Main Hakim Sendiri Secara Brutal berikut ini.

Fakta yang Dapat memicu Amarah Warga dan Main Hakim Sendiri Secara Brutal

Fakta yang Dapat memicu Amarah Warga dan Main Hakim Sendiri Secara Brutal
Fakta yang Dapat memicu Amarah Warga dan Main Hakim Sendiri Secara Brutal

1. Tidak Ada Komunikasi Antara Saksi dan Korban

Hal seperti tersebut memang sering kali terjadi ketika ada suatu msalah, entah itu masalah kriminal atau masalah yang lainnya. Dengan kurangnya komunikasi dengan yang bersangkutan anatar si A dan B, akan menghasilkan permasalahan yang lebih panjang, untuk itu kita sebagai warga harus menyadari akan hal seperti itu. Sehingga tidak akan ada kata main hakim senidiri secara brutal dan bahkan sampai berujung maut, sebetulnya hal tersebut dapat dicegah bila kita menyadari akan hal yang belum tahu pokok ceritanya atau juga pokok permasalahannya.

Baca Juga :  Artis Tiga Zaman Laila Sari Meninggal Dunia Pada Usia 82, Sebelum Meninggal Beliau Sempat Tertatih Untuk Keluar Dari Kamar mandi

2. Adanya Provokator

Kemudian fakta yang dapat mengundang amarah warga semakin jadi-jadi ialah provokator, inilah yang perlu kita waspadai ketika ada suatu masalah. Pasalnya seorang provokator akan hanya menyulut amarah anatara si A terhadap si B, yang membuat warga semakin geram dan brutal. Bila semakin banyak orang yang memprovokatori ketika terjadi suatu masalah, tentu hal yang tidak baik jelas akan terjadi. Bahkan dapat menghilangkan akas sehat manusia dan contohnya sudah terbukti pada kejadian awal bulan Agustus 2017 kemarin yang sekarang sedang ramai diperbincangkan.

3. Tidak Percaya dengan Aparat Keamanan

Aksi Main Hakim Sendiri di Bekasi
Aksi Main Hakim Sendiri di Bekasi

Untuk fakta yang ketiga memang menjadi salah satu alasan yang sangat kuat terjadinya amukan warga, seperti yang sudah-sudah. Banyak kejadian yang membuat amarah warga semakin jadi-jadi dan bahkan setelah aparat keamanan tiba di tempat kejadian perkara, banyak warga yang masih tetap memukuli tanpa ampun. Apabila fakat kedua dan ketiga bersatu tentunya akang mengakibtkan hal-hal yang tidak di ingikan dan merugaikan banyak orang. Tentunya kita harus belajar dari kejadian-kejadian yang sudah, sehing kita sebagai masyarakat Indonesia tidak main hakim sendiri.

4. Terbawa Emosi Tanpa Tahu Pokok Perkara

Aksi Main Hakim Sendiri
Aksi Main Hakim Sendiri

Nah untuk fakta yang terakhir biasanya sangat mudah mengundang masa, pasalnya orang-orang yang main hakim sendiri banyak yang belum tahu pokok masalah yang sedang terjadi pada saat kejadian. Hal tersebut memang tidak akan ada hentinya bila semua orang tidak sadar diri ketika terjadi suat kriminal dan pelakunya tertangkap. Hampir 90 % pasti amarah akan cepat tersulut, oleh karena itu kejadian main hakim sendiri bakal tetap terjadi bila fakta-fakta tersebut masih tetap ada dipikiran orang-orang.

Komentar