Home News Kontroversi Situs “nikahsirri.com” Dan Dampaknya Untuk Perempuan Indonesia

Kontroversi Situs “nikahsirri.com” Dan Dampaknya Untuk Perempuan Indonesia

380
SHARE
Tagline Situs
Tagline Situs "nikahsirri.com"

Cocotbodol.com – Belakangan topik seputar nikah siri kembali merebak dikalangan masyarakat karena kemunculan situs nikahsirri.com. Situs ini cukup meresahkan masyarakat karena secara terang terangan membantu klien mereka untuk melakukan nikah siri bahkan melelang keperawanan. Jika ditelisik perdebatan seputar nikah siri memang panjang historinya dan dianggap merugikan untuk kaum hawa.

Pernikahan siri memang dianggap sah di mata agama, namun banyak kasus perempuan yang tak dapat memperoleh hak hak pernikahan karena sisi legal yaitu sertifikat nikah. Tak hanya untuk perempuan saja, anak yang dihasilkan dari pernikahan siri juga akan menerima dampaknya. Nikah siri sebenarnya tidak tercantum dalam istilah Fikih, Siri sendiri dalam bahasa Arab diartikan Rahasia atau sembunyi sembunyi.

Dengan wanita sebagai titik sentral, awak Media nampaknya melupakan bahwa pesta pernikahan atau walimah didalam ajaran Islam adalah sunah dan praktik nikah siri tidak disarankan. Saat ini memang situs nikahsirri.com sudah diblokir pemerintah karena melanggar UU ITE & Pornografi, namun sejumlah netizen masih merasa geram karena konten yang dimuat melecehkan hak hak perempuan Indonesia.

Pergerakan Situs "nikahsirri.com"
Pergerakan Situs “nikahsirri.com”

Situs nikahsirri.com dirilis pada 19 September 2017 lalu dan langsung membuat heboh dunia maya. Program andalan yang ditawarkan dalam situs ini adalah lelang keperawanan yang langsung membuat netizen geram. Banner situsnya menampilkan gambar perempuan lengkap dengan tulisan “Virgin wanted, no experience nessecary” yang dapat diartikan : dibutuhkan perawan tanpa pengalaman. Pemilik situs nikahsirri.com mengklaim tujuan lelang keperawanan adalah untuk mengentaskan kemiskinan dan membantu ekonomi negara, cukup membuat heran bukan?

Lebih jauh terungkap setiap klien yang akan melakukan nikah siri dengan mitra (wanita perawan) harus diwajibkan membayar 500 koin mahar atau setara 5 juta rupiah. Pemilik situs akan memotong 10-20 % sebagai komisi dan sisanya diberikan untuk mitra sebagai dana operasional. Pelelangan ini diklaim sebagai tradisi masyarakat Jawa di masa penjajahan Belanda, lekas apakah bedanya dengan prostitusi online? Yang lebih mengejutkan lagi ternyata juga ada lelang keperjakaan.

Baca Juga :  50 Orang Terkaya di Indonesia, No.1 Hartanya Rp 436,05 Triliun

Situs ini mengaku memiliki tim medis yang siap untuk memeriksa sah atau tidaknya keperawanan klien nya. Terungkap situs nikahsirri.com adalah salah satu program dari Partai Ponsel. Tujuan nyleneh Partai Ponsel sendiri diresmikan bersamaan dengan peluncuran situs nikahsirri.com.

“Ini adalah partai baru yang didirikan untuk melakukan brainwash pada rakyat Indonesia, bahwa kejujuran telah menjadi barang yang sangat langka,” ungkap laman Facebook Aris Wahyudi

Dalam kesempatan yang baik ini, kami bermaksud menginformasikan rencana Deklarasi PARTAI PONSEL. Ini adalah partai baru…

Dikirim oleh Aris Wahyudi pada 17 September 2017

Partai Ponsel melakukan tes keperjakaan laki-laki dengan sumpah pocong. Mereka akan benar benar memastikan kebenaran keperjakaan dengan ritual sumpah pocong, apakah sehat? Semua yang tercantum dalam situs nikahsirri.com rasanya tak masuk akal. Dibalut dengan alasan ekonomi dan agama seperti apapun tetap situs ini melambangkan prostitusi online terselubung.

Memang banyak hal yang nyleneh dan menggelitik jika melihat isi dari situs ini, mulai dari lelang keperawanan sampai sumpah pocong. Jadi untuk masyarakat diharapkan mawas diri dan tak mudah tertipu iming iming uang ratusan juta jika menjadi mitra mereka. Secara hukum nikah siri sama sekali tak diakui negara dan anak dari pernikahan ini susah mendapatkan identitas terutama akta kelahiran.

Melalui akun Twitter resminya, Menkominfo menyatakan telah memblokir terhadap situs nikahsirri.com. Situs ini dianggap tidak sesuai dengan norma yang ada dan berlaku di Indonesia karena cenderung mempromosikan eksploitasi perempuan. Kominfo menerangkan bahwa pihaknya mendapatkan banyak laporan meresahkan dari masyarakat mengenai situs ini.

Saat ini nikahsirri.com sudah tak dapat diakses lagi karena saat membukanya penggunanya akan masuk ke situs internet positif. Pemilik situs nikahsirri.com yaitu Aris Wahyudi, Senin lalu (24/9) sudah diciduk pihak kepolisian. Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Polisi Adi Deriyan menyatakan bahwa pemiliki situs akan dijerat dengan UU ITE dan UU Pornografi.

Baca Juga :  Evercoss Winner Y Star U50A Plus, Smartphone Sekuat Palu Dengan Harga 1 Jutaan

Komentar