Home News Terdapat Banyak Kontroversi Sea Games 2017, Cabang Olahraga Sepak Takraw Putri Indonesia...

Terdapat Banyak Kontroversi Sea Games 2017, Cabang Olahraga Sepak Takraw Putri Indonesia Memilih Walk Out.

1291
SHARE

CocotBodol.com – Dalam Pertandingan Final Sepak Takraw anatara tim nasional Malaysia dengan Indonesia pada laga final Minggu (20/08/2017) memang berjalan tidak adil dari set pertama. Dimana hal tersebut terdapat banyak keputusan dari wasit utama yang di nilai menguntungkan tim tuan ruan rumah yang akhirnya mendapat poin, sehingga Timnas kalah pada set pertama. Keputusan yang merugikan tim Indonesia membuat geram pelatih Sepak Takraw Indonesia, pada puncaknya kala pemain Indonesia melakukan servis. Beberapa kali servis pemain Indonesia dianggap salah, karena kaki pemain terangkat (fault).

Dalam pertandingan tersebut Indonesia lebih memilih mundur dan Walk Out (WO), menurut asisten pelatih Abdul Gani, keputusan wasit utama Muhammad Radi, dari Singapura. “Sejak set pertama sudah terdapat inidikasi kecurangan, ketika pemain Indonesia melakukan servis selalu dibatalkan”. Menurut asisten pelatih tim nasional Sepak Takraw, kemudian ditambahkan “Bagaiaman mau main, para pemain kami kasian. Seperti sudah diatur dalam pertandingan ini”, ucap dia. Karena kekesalan tersebut, akhrinya tim nasional Indoensia lebih memilih mundur meski dalam set kedua unggul 16-10.

Puncak kekesalnnya, pelatih tim nasionla Indonesia Asry Syam, menyuruh para pemainnya untuk keluar dari lapangan. Bahkan ia sangat kecewa sekali dengan wait utama dari Singapura itu, meskipun wasit telah memanggil-manggil tim Indoensia. Namun ia tidak menghiraukan dan bahkan acuh, para pemain dan para ofisial bergegas ke ruang ganti dan pelatih tim Indoensia juga sempat berjabat tangan dengan pelatih tim Malaysia. Dengan keputusannya tersebut, wasit memutuskan untuk memberikan kemenangan atas tim Sepak Takraw dari Malaysia.

Didalam ruang ganti nampak kecewa sekali para pemain Sepak Takraw Putri, namun para pemain mendapatkan motivasi dan nasihat dari mentri pemuda dan olahraga (menpora) Imam Nahrawi. Bahkan ia sangat kecewa sekali dengan adanya kejadian seperti tersebut, kecurangan juga tidak terjadi pada laga Sepak Takraw saja. Ketidak adilan juga terjadi kala, tim nasional Sepak Bola berhadapan dengan Timor Leste yang berakhir dengan kemenangan tim nasional Indonesia 1-0. Pada pertandingan tersebut banyak terjadi tekel-tekel keras yang dilancarkan oleh Timor Leste, namun sang wasit tidak memberikan hukuman.

Baca Juga :  Kawasaki Z900 2018 Diluncurkan, Inilah Fitur dan Spesifikasinya

Ketidak adilan terjadi ketika dipenghujung waktu babk tambahan, terjadi sebuah pelanggaran yang dilakukan oleh pemain Timor Leste. Bahkan sang pemain menganggap Evan dimas melakukan diving, dari inilah awal titik keributan yang berakhirnya dengan dua kartu kuning dan satu kartu merah. Bahkan sang wasit tak jeli dalam memberi kartu kuning, bahkan Evan Dimas turut diberi kartu kuning. Sehingga sang kreator lapangan tengah ini tidak dapat ikut bermain pada pertandingan ke empat melawan Vietnam, dan ini tentunya menjadi kerugian untuk tim nasional Indonesia.

Menurut Imam Nahrawi, keputusan wasit sangat merugikan sekali. Pasalnya Evan Dimas sebagi korban ikut diganjar kartu kuning, saya meminta pelatih dan manajer Tim Nasional U-22 untuk mengajukan banding atas keputusan yang tidak adil ini. Dengan adanya kejadian tersebut membuat geram banyak orang, terutama untuk masyarakat Indonesia. Belum reda atas insiden gamabr bendera Indonesia yang terbalik, lalu dilanjutkan dengan tidak adilnya dalam pertandingan Sepak Bola U-22 dan sepak Takraw Putri.

Komentar